Renungan Mingguan Bulan Mei


JANJI PENTAKOSTA

http://lintaspapua.com/2020/05/24/kotbah-dokter-frans-sigala-hari-ketiga-sebelum-hari-pencurahan-roh-kudus/

"Kemudian dari pada itu akan terjadi, bahwa Aku akan mencurahkan Roh-Ku ke atas semua manusia, maka anak-anakmu laki-laki dan perempuan akan bernubuat; orang-orangmu yang tua akan mendapat mimpi, teruna-terunamu akan mendapat penglihatan-penglihatan,..”
Yoel 2:28
Bacaan
Yoel 2:28-32
Sungguh tidak mudah untuk mengenal penggenapan sebuah nubuat, karena nubuat itu sering terlupakan. Dan pada waktu nubuat digenapi, kita juga harus mengatasi prasangka yang sempat timbul, sebelum kita menerima nubuat tersebut dengan sepenuhnya.
Ketika Allah mencurahkan RohNya atas banyak orang pada hari Pentakosta, maka Petrus menyadari bahwa orang-orang percaya berkata-kata dalam berbagai macam bahasa dan hal itu sangat membutuhkan penjelasan. Nubuat Yoel pun memerlukan penafsiran. Orang-orang yang hidup sejaman dengan nabi Yoel mungkin tidak dapat mengenali penggenapannya andaikan mereka masih hidup. Bagi mereka, tidak masuk akal bahwa Roh Kudus turun ke atas segala macam orang. Pada jaman mereka, hanya tokoh-tokoh terkemuka saja yang diurapi oleh kuasa Roh.
Namun itulah janji-janji Allah: mereka sering terlupakan atau jika teringat, keliru dipahami. Pencurahan Roh Kudus ke atas manusia merupakan penggenapan janji Allah di zaman dahulu kala. Banyak sekali unsur untuk merayakan peristiwa ini, juga banyak hal untuk diperingati, banyak karunia untuk disyukuri, tapi janganlah sampai melupakan kenyataan, bahwa salah satu unsur utama Pentakosta adalah terbuktinya lagi bahwa Tuhan tidak meluapakan janji-janjiNya.
Janji-janji Allah tersedia dalam Alkitab. Sayangnya, kita jarang mengenalinya dan juga memahaminya. Itulah sebabnya hidup kita miskin.

Komentar