Postingan

Menampilkan postingan dari 2021

Urban Farming

Gambar
  Pengetahuan dan Informasi bulanan Blog UKK   “Urban Farming” Rabu, 29 Desember 2021   Pertanian urban adalah praktik budidaya, pemrosesan, dan distribusi bahan pangan di atau sekitar kota. Pertanian urban juga bisa melibatkan peternakan, budidaya perairan, wanatani, dan hortikultura. Dalam arti luas, pertanian urban mendeskripsikan seluruh sistem produksi pangan yang terjadi di perkotaan. Pertanian urban umumnya dilakukan untuk meningkatkan pendapatan atau aktivitas memproduksi bahan pangan untuk dikonsumsi keluarga, dan di beberapa tempat dilakukan untuk tujuan rekreasi dan relaksasi. Kesadaran mengenai degradasi lingkungan di dalam perkotaan akibat relokasi sumber daya untuk melayani populasi perkotaan telah menjadikan insiprasi untuk berbagai skema pertanian urban di negara maju dan negara berkembang dan mendatangkan berbagai bentuk pertanian perkotaan, dari model sejarah seperti Machu Picchu hingga pertanian di kota modern. Pertanian urban memiliki m...

Menjadi Murid dan Melakukan Pemuridan [Renungan Mingguan Bulan Desember]

Gambar
Renungan Mingguan Blog UKK Live Like Christ “Menjadi Murid dan Melakukan Pemuridan” (Become a Disciple and Make Discipleship)   Senin, 27 Desember 2021 Pada zaman dulu, para pemuda berorientasi pada tujuan dan mengikuti siapa pun yang mengilhami mereka. Oleh sebab itu, Yohanes Pembaptis dan pemimpin agama lainnya juga mempunyai murid-murid. Setiap anak Yahudi yang berusia 13 tahun telah mempelajari dan menghafalkan sebagian besar kitab Taurat, beserta segala kitab nabi di dalamnya. Jika anak itu menjadi murid terbaik dan paling pintar, maka ia akan diterima untuk belajar di sekolah kerabian. Di sekolah itu, ia akan berada di bawah otoritas gurunya. Jika ia tidak menjadi kelompok yang teratas di kelasnya, maka ia akan kembali dan bekerja sebagai seorang gembala, nelayan, tukang kayu atau petani. Ada lima ciri khas dari sekolah kerabian pada waktu itu: 1.      Murid memilih untuk menaklukkan diri pada gurunya 2.      Murid a...

Bertumbuh dalam Persekutuan [Renungan Mingguan Bulan Desember]

  Renungan Mingguan Blog UKK Live Like Christ “Bertumbuh dalam Persekutuan” Senin, 20 Desember 2021 Ibrani 10:19-27   Di dalam dunia modern dan serba online ini, masih pentingkah persekutuan atau kebaktian? Yang kita tahu, sekarang banyak pilihan untuk memuji Tuhan dan mendengarkan khotbah tanpa harus mengikuti persekutuan atau kebaktian. Kita bisa memilih pujian yang ingin kita nyanyikan. Kita bisa menyanyi di mana saja. Bahkan di tempat karaoke pun tersedia nyanyian rohani. Lewat HP, kita juga bisa menyanyi. Musik sudah tersedia, dan bahkan kita bisa rekaman serta bisa menyanyi dengan penyanyi aslinya. Khotbah, kita bisa memilih topik atau tema yang kita sukai. Kita bisa mendengarkan khotbah di mana saja dan sambil apa saja. Tidak perlu menunggu terlalu lama atau datang ke tempat yang jauh untuk mendengar khotbah dari pendeta yang sangat terkenal sekalipun. Tetapi pola dan rutinitasnya tidak teratur, padahal dalam beberapa hal, rutinitas itu sangat penting. Mel...

Pelayanan Yang Tulus [Renungan Mingguan Bulan Desember]

  Renungan Mingguan Blog UKK Live Like Christ “Pelayanan Yang Tulus” Senin, 13 Desember 2021 Nats : Lukas 9:46-48 Siapa sih yang ga mau menjadi orang besar? Dalam kehidupan sehari-hari, orang- orang demikian sangat dihormati dan disegani. Mereka sering mendapat prioritas dan diperlakukan istimewa. Akibatnya, kita sering melihat banyak orang menghalalkan segala cara untuk mendapatkan status sebagai orang besar. Mungkin, hal ini juga terjadi dalam kehidupan murid-murid. Suatu ketika, mereka bertengkar untuk menentukan siapakah yang terbesar (ayat 46). Tentu saja Yesus mengetahui pikiran mereka. Kemudian, Yesus mengambil seorang anak kecil dan meletakkannya di samping-Nya (ayat 47). Setelah itu, Ia berkata, ”...yang menyambut anak kecil, ia menyambut Aku dan siapa menyambut Aku, ia menyambut Bapa yang mengutus Aku.” Yesus pun melanjutkan, ”Siapa yang terkecil di antara kamu dialah yang terbesar.” (ayat 48). Dalam hal Kerajaan Allah, tidak dipersoalkan tentang siapa yang ...

Pertobatan Awal Mula Segalanya [Renungan Mingguan Bulan Desember]

Gambar
Renungan Mingguan Blog UKK   Live Like Christ “Pertobatan Awal Mula Segalanya” Senin, 6 Desember 2021   Nats: 1Yohanes 3:22 – 4:6, Mazmur 2:7-8 ,10-11; Matius 4:12-17, 23-25    Tujuan hidup bagi seorang kristiani adalah memiliki kedekatan yang intim dengan Allah yang berdiam dalam hati kita. Untuk itu setiap orang harus dengan ketetapan hati mengolah hidupnya dengan kedisiplinan yang tinggi. Siap untuk mengikuti pribadi Yesus adalah tuntutan mutlak bagi seorang kristiani. Sebab mengolah hidup dengan disiplin tinggi pun telah dilakukan oleh Yesus sebelum memulai karya-Nya. Dengan berpuasa selama empat puluh hari. Maka sebagai bentuk pemurnian hati, kita perlu mengajak sesama untuk bertobat dan masuk dalam kerajaan-Nya.   Yesus melalui Injil hari ini pun, mengajak kita untuk bertobat. Terlebih dahulu dengan perubahan cara hidup. Perubahan cara hidup ini mempunyai arti bahwa kita harus berbalik kepada Tuhan dan kehendak-Nya. Ini berarti Tuhan ti...

Receive The Light of Blessing fromForgiveness (Terima Cahaya Berkat dari Pengampunan) [Renungan Mingguan Bulan November]

  THE LIGHT OF FORGIVING Tema Renungan Bulan November     Senin, 29 November 2021 Receive The Light of Blessing fromForgiveness (Terima Cahaya Berkat dari Pengampunan)   Biasanya kita sulit membayangkan manfaat pengampunan ketika kita merasa sakit hati dan marah karena perbuatan orang lain terhadap kita. Kesediaan untuk mengampuni orang lain akan menjadi lebih sulit jika tidak ada permintaan maaf atau bahkan pengakuan bersalah dari pihak yang telah menyakiti kita. Kesulitan dalam memaafkan sering kali disebabkan anggapan bahwa pengampunan itu merupakan hadiah bagi orang yang telah menyakiti kita. Orang berpikir, bagaimana mungkin orang sudah bersalah kepada kita, lalu seenaknya mau diampuni! Padahal sebenarnya mengampuni adalah hadiah untuk diri kita sendiri. Ketika kita memilih untuk mengampuni, kita menuai manfaat yang tidak terbatas dari pengampunan. Maka ketika Petrus bertanya, “Tuhan sampai berapa kali aku harus mengampuni saudaraku jika ia b...

Pengembangan Pertanian Organik

Gambar
  Pengetahuan Umum   Pengembangan Pertanian Organik   Pertanian organik (Organic Farming) adalah suatu sistem pertanian yang mendorong tanaman dan tanah tetap sehat melalui cara pengelolaan tanah dan tanaman yang disyaratkan dengan pemanfaatan  bahan-bahan organik atau alamiah sebagai input, dan menghindari penggunaan pupuk buatan dan pestisida kecuali untuk bahan-bahan yang diperkenankan. Tujuan utama pertanian organik adalah menyediakan produk-produk pertanian, terutama bahan pangan yang aman bagi kesehatan produsen dan konsumen dan tidak merusak lingkungan.    Produk organik adalah  produk (hasil tanaman/ternak yang diproduksi melalui praktik-praktik yang secara ekologi, sosial ekonomi berkelanjutan, dan mutunya baik (nilai gizi dan keamanan terhadap racun terjamin).  Oleh karena itu pertanian organik tidak berarti hanya meninggalkan praktik pemberian bahan non organik, tetapi juga harus memperhatikan cara-cara budidaya lain, misalnya pengendal...

Forgive Others (Mengampuni Orang Lain) [Renungan Mingguan Bulan November]

  THE LIGHT OF FORGIVING Tema Renungan Bulan November     Senin, 22 November 2021 Forgive Others (Mengampuni Orang Lain)   "Tuhan, sampai berapa kali aku harus mengampuni saudaraku jika ia berbuat dosa terhadap aku? Sampai tujuh kali?"  Matius 18:21   Jika ada orang yang berbuat jahat atau menyakiti kita, dunia memiliki prinsip:  pembalasan lebih kejam dari perbuatan!  Tidak sedikit orang Kristen yang turut menerapkan prinsip ini.  Bukankah kita tahu bahwa kekristenan itu identik dengan kasih, yang di dalamnya ada pengampunan?  Alkitab dengan tegas menyatakan,   "Karena jikalau kamu mengampuni kesalahan orang, Bapamu yang di sorga akan mengampuni kamu juga.  Tetapi jikalau kamu tidak mengampuni orang, Bapamu juga tidak akan mengampuni kesalahanmu."  (Matius 6:14-15).  Jadi mengampuni orang lain yang bersalah kepada kita adalah sebuah keharusan!  Pernyataannya: berapa kali kita harus men...

Forgive and Make Peace With Yourself (Mengampuni dan Berdamai dengan Diri Sendiri) [RENUNGAN MINGGUAN BULAN NOVEMBER]

  THE LIGHT OF FORGIVING Tema Renungan Bulan November     Senin, 15 November 2021 Forgive and Make Peace With Yourself (Mengampuni dan Berdamai dengan Diri Sendiri)   Yesaya 43:18-19   “Janganlah ingat-ingat hal-hal yang dahulu, dan janganlah perhatikan hal-hal yang dari zaman purbakala! Lihat, Aku hendak membuat sesuatu yang baru, yang sekarang sudah tumbuh, belumkah kamu mengetahuinya? Ya, Aku hendak membuat jalan di padang gurun dan sungai-sungai di padang belantara.” Banyak anak Tuhan yang tidak bisa bergerak kemana-kemana karena belum berdamai dengan masa lalu kita. Kita seringkali masih teringat kepada rasa kekecewaan kita, rasa dipermalukan oleh orang-orang, perasaan ditinggalkan, dikhianati, trauma, penyesalan yang akhirnya membuat kita tidak mencapai potensi maksimal di dalam hidup kita. Pengampunan diri pada dasarnya berasal dari pemahaman kita tentang pengampunan dari Allah. Alkitab menjelaskan bahwa semua orang telah berdosa ter...

We are sinners but He is the Redeemer (Kita yang berdosa namun Dia yang menebus) [Renungan Mingguan Bulan November]

  THE LIGHT OF FORGIVING Tema Renungan Bulan November     Selasa, 9 November 2021 We are sinners but He is the Redeemer (Kita yang berdosa namun Dia yang menebus)   Kita tidak tahu, sudah berapa kali kita memperingati hari kematian Kristus, tapi apakah itu sudah cukup untuk membuat kita sadar dan hidup melakukan kehendak Tuhan? Ayat bacaan : Yesaya 53:3-5; Galatia 3: 13 Yesaya 53:3-5 Ia dihina dan dihindari orang, seorang yang penuh kesengsaraan dan yang biasa menderita kesakitan; ia sangat dihina, sehingga orang menutup mukanya terhadap dia dan bagi kita pun dia tidak masuk hitungan. Tetapi sesungguhnya, penyakit kitalah yang ditanggungnya, dan kesengsaraan kita yang dipikulnya, padahal kita mengira dia kena tulah, dipukul dan ditindas Allah. Tetapi dia tertikam oleh karena pemberontakan kita, dia diremukkan oleh karena kejahatan kita; ganjaran yang mendatangkan keselamatan bagi kita ditimpakan kepadanya, dan oleh bilur-bilurnya kita menj...