SIMANTRI (Sistem Pertanian Terintegrasi)


        Simantri (Siatem pertanian terintegrasi) adalah pola pertanian yang saling mendukung antara satu komoditi dengan komoditi yang lainnya, sehingga biaya produksi dapat ditekan semaksimal mungkin dengan memanfaatkan komoditi lainnya yang ditanam dan atau dikelola secara bersamaan dalam satuan lahan petani. Pola pertanian terintegrasi muncul sebagai pilihan bagi petani, banyak dilatar belakangi oleh situasi lapangan yang membuat miris, terutama menyangkut nasib petani gurem yang mendominasi kelas petani di indonesia

        Sistem pertanian Terintegrasi seringkali disebut dengan istilahIntegrated Farming Sistem.  Sistem ini memiliki satu pusat dan satu tujuan yaitu manusia yang harus dipenuhi kebutuhannya. Pusat ini dikelilingi dengan berbagai model kegiatan ekonomi pertanian yang saling berkaitan satu sama lain misalnya peternakan, perikanan, ladang/persawahan dan pengelolaan limbah (waste treatment).



        Pertanian Terintegrasi sebagai upaya dari keinginan membangun pertanian berkelanjutan adalah gerakan pertanian yang menggunakan prinsip ekologi, studi hubungan antara organisme dan lingkungannya. Sebuah sistem terintegrasi antara praktek produksi tanaman dan hewan dalam sebuah lokasi dan dalam jangka panjang memiliki fungsi yaitu ;

1). Memenuhi kebutuhan pangan dan serat manusia

2). Meningkatkan kualitas lingkungan dan sumber daya alam berdasarkan kebutuhan ekonomi pertanian

3). Menggunakan sumber daya alam tidak terbarukan secara sangat efisien

4). Menggunakan sumber daya yang tersedia di lahan pertanian secara terintegrasi, dan memanfaatkan pengendalian dan siklus biologis jika memungkinkan

5). Meningkatkan kualitas hidup petani dan masyarakat secara keseluruhan.

        Peternakan memainkan peran sebagai sumber energi dan penggerak ekonomi dalam integrated farming system. Sumber energi berasal dari daging, susu, telur serta organ tubuh lainnya bahkan kotoran hewan. Sedangkan fungsi penggerak ekonomi berasal dari hasil penjualan ternak, telur, susu dan hasil sampingan ternak (kotoran ternak).

 

Komentar