PENGETAHUAN UMUM #3
BUDIDAYA BAWANG MERAH YANG MENJANJIKAN DAN BERMANFAAT
Bawang merah merupakan salah satu komoditas unggulan yang sangat menjanjikan untuk dibudidayakan dan menguntungkan. Sebab tanaman ini merupakan bahan pokok masyarakat Indonesia yang memiliki nilai jual tinggi. Permintaan pasar pun selalu ada setiap harinya.
Manfaat Bawang Merah yang sangat banyak bagi Kesehatan membuat bawang merah menjadi salah satu komoditas yang banyak dibudidayakan. Berikut ini beberapa manfaatnya:
-Memperkuat imun
-Membantu menurunkan demam
-Mengatur gula dalam tubuh
-Mempunyai khasiat anti alergi
-Mencegah kanker
-Mencegah risiko diabetes
-Menjaga kepadatan tulang
-Memelihara fungsi ginjal dan jantung
-Mengatasi radang tenggorokan
-Melancarkan sistem pencernaan
🧬Tips Memilih Bibit Bawang Merah🧬
✅Pilih bibit yang berasal dari tanaman sehat, sudah cukup tua, berukuran sedang, keras dan permukaan kulitnya mengkilap.
✅Pilih bibit dengan varietas unggul
✅Harus memiliki kemampuan tumbuh lebih dari 80%.
✅Kondisi segar, kokoh, tidak cacat, dan bebas dari hama penyakit.
✅Perhatikan ukuran umbi bawang merah.
Agar bawang merah dapat bertumbuh, ada beberapa hal yang Anda perlu perhatikan dalam prosesnya. Berikut adalah syarat yang dibutuhkan agar bawang merah dapat tumbuh lebih baik:
A. Iklim
Tanaman bawang merah lebih sering tumbuh di daerah yang beriklim kering.
B. Tanah
Tanaman bawang merah membutuhkan tanah berstruktur remah, tekstur sedang sampai liat, drainase yang baik, memiliki kandungan organik yang cukup, dan reaksi tanah tidak masam.
Ada beberapa jenis tanah yang cocok untuk
dijadikan lahan budidaya bawang merah, yaitu:
🟤Latosol Coklat
🟤Asosiasi Latosol-Andisol
🟤Andisol
🟤Aluvia
Cara Budidaya Bawang Merah
berikut langkah-langkah agar budidaya bawang merah mendapatkan panen yang maksimal
⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️
1. Memilih Lokasi Budidaya
Anda bisa melakukan budidaya bawang merah pada musim kemarau, asalkan ketersediaan airnya mencukupi. Selain itu, disarankan juga untuk tidak menggunakan lahan bekas menanam seperti terung, tomat, cabai dan kentang. Ada baiknya Anda menanamnya di lahan bekas menanam padi, jagung ataupun tebu.
2. Pemilihan Jenis Lahan Usaha
di dataran rendah bisa dengan membuat bedengan diselingi parit. Jika tanah pada lahan ini cenderung liat dan mengandung pasir sesuai, Anda bisa menggunakan mekanisasi quick cakar baja mini.
3. Mempersiapkan Lahan Budidaya
Berikut ini beberapa upaya persiapan lahan dan pengolahan tanah yang perlu Anda lakukan sebelum menanam bawang merah :
4. Pembersihan dan Penggempuran Tanah
lakukan dulu pembersihan tanah dari gulma, sisa-sisa bagian tanaman pada musim tanam sebelumnya, memastikan tidak ada bahan tertentu yang dapat membawa/menyimpan penyakit.
Selanjutnya, lakukan pengolahan tanah dengan cara menggemburkan tanah. Penggemburan dapat dilakukan secara mekanis dengan membajak menggunakan traktor atau dicangkul secara manual.
5. Pembuatan Bedengan
Setelah tanah gembur, kini saatnya Anda membuat bedengan dengan lebar 1,0-1,2 meter dan panjang yang telah disesuaikan. Setelah membuat bedengan, disarankan juga untuk membuat parit dengan kedalaman 20-30 cm.
6. Pemupukan Dasar untuk Persiapan Lahan
Disarankan untuk menggunakan produk organik untuk pemupukan dasar agar bisa menjaga kesuburan dan kelestarian lingkungan.
7. Pemasangan Mulsa
Memasang plastik mulsa ini diterapkan untuk menyelimuti tanah bedengan. Tujuan pemasangan mulsa pada budidaya bawang merah adalah untuk menjaga kelembaban tanah, melindungi permukaan tanah, dan untuk menghalangi pertumbuhan gulma.
🔷Cara Merawat Tanaman Bawang Merah🔷
- Lakukan penyiraman pada pagi dan sore hari.
- Lakukan penyiangan satu sampai dua kali setiap bulannya, hal ini disesuaikan dengan keadaan gulma.
- Lakukan penyemprotan dengan menggunakan insektisida, fungisida dan menjaga kondisi lingkungan tetap bersih dari gulma atau tanaman pengganggu.

Komentar
Posting Komentar