Renungan Mingguan Bulan April
Minggu ke-1
Merebut Kemenangan Dengan Cara Yang Paling Tepat
Mazmur 20:7
"Sekarang aku tahu, bahwa TUHAN memberi kemenangan kepada
orang yang diurapi-Nya dan menjawabnya dari sorga-Nya yang kudus dengan
kemenangan yang gilang-gemilang oleh tangan kanan-Nya."
BACAAN
Mazmur 20:1-10
Rein ingin sekali menjuarai perlombaan renang. Ia pun mengikuti kelas berenang. Rein pikir ia akan langsung diajari berbagai macam gaya renang dan bagaimana cara berenang yang cepat dan tepat . Namun, pada beberapa pertemuan pertama, ia harus berlatih pernafasan terlebih dahulu, melatih staminanya, dan lain sebagainya. Awalnya ia pikir hal tersebut tidak ada hubungannya sama sekali. Namun kini Rein sudah tahu, bahwa semua itu sangat berkaitan erat. Jika ia ingin mahir berenang, ia harus punya teknik pernafasan yang baik dan stamina yang baik. Tanpa semua itu, ia tidak mungkin menguasai berbagai macam teknik dan gaya renang untuk mengikuti kompetisi, apalagi menjuarainya.
Memang benar, jika kita ingin memenangkan sesuatu, tentu ada hal yang harus kita latih dan perkuat untuk bisa menjadi juara. Begitu pula dalam hidup ini. Suka atau tidak suka, kita sedang ada dalam peperangan roh. Dan roh tidak mungkin kita lawan dengan aspek yang lain selain dengan roh. Itulah sebabnya , kita harus memperkuar roh kita, supaya kita bisa memberikan perlawanan yang tepat dalam peperangan kita.
Mari belajar dari Daud saat ia hendak melawan Goliat. Daud tahu bahwa peperangan yang ia hadapi bukanlah darah dan daging, tetapi roh, sehingga ia bisa berkata: “Engkau mendatangi aku dengan pedang dan tombak dan lembing, tetapi aku mendatangi engkau dengan nama Tuhan semesta alam, Allah segala barisan Israel yang kautantang itu” (1 Sam. 17:45).
Memang benar, jika kita ingin memenangkan sesuatu, tentu ada hal yang harus kita latih dan perkuat untuk bisa menjadi juara. Begitu pula dalam hidup ini. Suka atau tidak suka, kita sedang ada dalam peperangan roh. Dan roh tidak mungkin kita lawan dengan aspek yang lain selain dengan roh. Itulah sebabnya , kita harus memperkuar roh kita, supaya kita bisa memberikan perlawanan yang tepat dalam peperangan kita.
Mari belajar dari Daud saat ia hendak melawan Goliat. Daud tahu bahwa peperangan yang ia hadapi bukanlah darah dan daging, tetapi roh, sehingga ia bisa berkata: “Engkau mendatangi aku dengan pedang dan tombak dan lembing, tetapi aku mendatangi engkau dengan nama Tuhan semesta alam, Allah segala barisan Israel yang kautantang itu” (1 Sam. 17:45).
Daud pun memenangkan peperangannya dengan kemenangan yang gilang-gemilang. Saat Tuhan memberikan mandat untuk membebaskan bangsa kita, Dia pun tidak berbicara tentang hal-hal fisik, tetapi perkara rohani. Kita perlu menyadari bahwa ini adalah peperangan yang tak kelihatan. Untuk memenangkan pertempuran roh inilah, kita perlu melatih dan memperkuat manusia roh kita, agar kita dapat memenangkan jiwa-jiwa bagi Tuhan dan nama-Nya dipermuliakan.
Membangun
manusia roh yang kuat adalah salah satu RAHASIA MEREBUT KEMENANGAN.
Sumber : https://gbika.org/renungan-harian/

Komentar
Posting Komentar