Renungan Mingguan Bulan Juni


Minggu ke-2
Jadilah Pahlawan Bagi Keluarga

https://pixabay.com/id/

“Kiranya Engkau sekarang berkenan memberkati keluarga hamba-Mu ini, supaya tetap ada di hadapan-Mu untuk selama-lamanya. Sebab, ya Tuhan ALLAH, Engkau sendirilah yang berfirman dan oleh karena berkat-Mu keluarga hamba-Mu ini diberkati untuk selama-lamanya.”
2 Samuel 7:29

BACAAN HARI INI
2 Samuel 7:1-29
      Ketika hujan deras melanda wilayahnya, seorang petani jagung mendapati jagung-jagung di kebun jagungnya terkulai. Petani itupun bersedih melihat jagung-jagung yang ditanamnya hampir patah dan mati. Setelah hujan reda, petani itu mulai mendekati jagung-jagungnya dan dia memperbaiki satu per satu. Ada jagung yang perlu ditopang dengan bambu untuk bisa tegak lagi, bahkan ada yang harus diikat supaya tidak patah dan jatuh ke tanah. Meskipun saudaranya berkata bahwa jagung yang sudah patah tidak perlu diperbaiki karena pasti akan mati, dia tidak menghiraukannya. Petani ini tetap memperbaiki dan berharap jagung-jagungnya akan hidup dan berbuah.
      Minggu demi minggu berlalu dan usaha petani jagung mulai menampakkan hasil. Pohon-pohon jagung yang hampir patah, terkulai dan hampir mati itu mulai berdiri tegak kembali. Bahkan beberapa pohon jagung sudah mulai memunculkan buah jagung. Petani jagung pun bersyukur, karena usaha yang sudah dilakukannya tidak sia-sia. Tidak peduli seberapa rusak jagung-jagungnya, dia tidak putus asa untuk memperbaikinya. Perjuangannya untuk mempertahankan hidup pohon-pohon jagung menjadikannya pahlawan penyelamat jagung.
      Hidup kita di dalam keluargapun ibarat cerita jagung-jagung tersebut. Terkadang di dalam keluarga, kita mendapati ada anggota keluarga kita yang terluka, sakit atau sedang menghadapi berbagai macam persoalan. Tugas kita adalah menjadi pahlawan penyelamat bagi keluarga-keluarga kita. Kita tidak bisa menjadi pahlawan jika kita hanya berdiam diri jika melihat ada hal yang tidak beres terjadi dalam keluarga kita. Menjadi pahlawan berarti kita harus aktif berjuang sekuat tenaga kita. Keselamatan jiwa anggota keluarga adalah tujuan akhir kita. Oleh karena itu, jangan pasif, jadilah penyelamat dan pahlawan bagi keluarga kita. Mintalah Tuhan memampukan kita menjadi penyelamat bagi keluarga kita masing-masing, sehingga di tengah keadaan yang tidak menentu ini kita berhasil merebut keluarga kita kembali dan menyelamatkan semua anggota keluarga kita, sehingga dapat berbuah bagi Kerajaan sorga. Hari ini, jadilah pahlawan dalam keluarga kita, yang memiliki kerinduan dan mau sungguh-sungguh memperjuangkan keselamatan setiap anggota keluarga kita. Miliki iman seperti Yosua. Tetapi aku dan seisi rumahku, kami akan beribadah kepada TUHAN! Rebut kembali keluarga kita, bawa mereka kembali pada rencana Tuhan. Maka keluarga kita bukan hanya akan selamat dari virus corona dan badai krisis ekonomi, tapi juga SELAMAT DARI MAUT atau kematian kekal dalam api neraka.

Jangan pasif, bangkit dan JADILAH PAHLAWAN yang siap memperjuangkan KELUARGAMU.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Christmas and New Year_Menjadi Ciptaan Baru di Natal dan Tahun Baru

SEMINAR UKK 2024_CINTA, SEKS, DAN DATTING

Kekuatan Iman di Tengah Pencobaan_Iman di Tengah Tragedi