DIBENTUK DI DALAM BENGKEL ALLAH [RENUNGAN MINGGUAN BULAN SEPTEMBER]
1 Korintus 6:19-20 (BIMK) Kalian harus tahu bahwa tubuhmu adalah tempat tinggal Roh Allah. Roh itu tinggal di dalam kalian. Dan Allah sendirilah yang memberikan Roh itu kepadamu. Diri Saudara bukan kepunyaanmu. Itu kepunyaan Allah.
Allah sudah membeli kalian dan sudah membayarnya dengan lunas. Sebab itu, pakailah tubuhmu sedemikian rupa sehingga Allah dimuliakan.
Tahukah kamu bahwa tubuhmu adalah bait Roh Kudus? Kita telah dibeli dan harganya telah lunas karena itu muliakanlah Allah dengan tubuhmu. Kita ini bukan milik kita sendiri. Kita telah dibeli dengan harga yang mahal, yaitu penderitaan dan kematian Anak Allah. Jikalau kita dapat mengerti akan hal ini, dan menyadarinya sepenuhnya, maka kita akan merasakan suatu tanggung jawab yang besar yang kita pikul untuk menjaga dengan sebaik-baiknya akan kondisi kesehatan kita sendiri, sehingga kita dapat memberikan pelayanan sempurna kepada Allah.
Kita percaya bahwa Kristus segera akan datang. Kita tidak bimbang, bahkan kita tidak ragu-ragu selama bertahun-tahun, bahwa ajaran-ajaran yang kita pegang sekarang adalah kebenaran masa kini, dan kita sedang mendekati penghakiman. Kita sedang menyediakan diri untuk bertemu dengan Dia yang akan disertai rombongan malaikat-malaikat kudus, yang akan muncul di atas awan di langit yang akhirnya memberikan kehidupan kekal kepada orang-orang yang setia dan benar.
Bila la datang, la tidak lagi datang untuk membersihkan dosa kita, untuk mengeluarkan cacat dalam tabiat kita, atau untuk menyembuhkan penyakit dalam tingkah laku dan kedudukan kita. Bagi kita sekalian, pekerjaan ini sudah harus diselesaikan sebelum waktu tersebut.
Ketika Tuhan datang, mereka yang kudus akan bertambah kudus. Mereka yang telah membiasakan tubuh dan roh mereka dalam kesucian, dalam kekudusan dan kehormatan, pada akhirnya akan menerima hidup kekal. Tetapi mereka yang tidak benar, yang najis dan keji akan tetap demikian sampai selama-lamanya. Tidak ada lagi pekerjaan yang harus dilakukan bagi mereka untuk mengeluarkan kekurangan-kekurangan mereka dan memberi mereka tabiat yang kudus. Semuanya ini harus dilakukan pada waktu pintu kasihan masih terbuka sekarang. Sekaranglah waktunya untuk pekerjaan ini diselesaikan bagi kita.
Kita kini sedang berada di bengkel Allah. Banyak dari antara kita merupakan batu-batu kasar dari pertambangan. Tetapi bilamana kita tetap berpegang pada kebenaran Allah, pengaruhnya akan menarik kita. Itu meninggikan kita dan membuang setiap ketidaksempurnaan dan dosa dari kita, dalam sifat apapun juga. Dengan demikian kita disediakan untuk melihat Raja dalam kemuliaanNya dan akhirnya ber satu dengan orang-orang dan malaikat-malaikat kudus di dalam kerajaan kemuliaan. Di sinilah pekerjaan itu harus diselesaikan bagi kita, di sinilah tubuh dan roh kita harus dijadikan layak untuk kehidupan yang kekal.
Sangat memberkati, terimakasih😇
BalasHapusterimakasih bidang 2 🙏
BalasHapus