Forgive Others (Mengampuni Orang Lain) [Renungan Mingguan Bulan November]
THE
LIGHT OF FORGIVING
Tema
Renungan Bulan November
Senin, 22 November
2021
Forgive
Others
(Mengampuni
Orang Lain)
"Tuhan, sampai berapa kali aku harus
mengampuni saudaraku jika ia berbuat dosa terhadap aku? Sampai tujuh
kali?" Matius
18:21
Jika ada orang yang berbuat jahat atau menyakiti
kita, dunia memiliki prinsip: pembalasan lebih kejam dari
perbuatan! Tidak sedikit orang Kristen yang turut menerapkan prinsip
ini. Bukankah kita tahu bahwa kekristenan itu identik dengan kasih, yang
di dalamnya ada pengampunan?
Alkitab dengan tegas menyatakan, "Karena
jikalau kamu mengampuni kesalahan orang, Bapamu yang di sorga akan mengampuni
kamu juga. Tetapi jikalau kamu tidak mengampuni orang, Bapamu juga tidak
akan mengampuni kesalahanmu." (Matius 6:14-15). Jadi
mengampuni orang lain yang bersalah kepada kita adalah sebuah keharusan!
Pernyataannya: berapa kali kita harus mengampuni orang lain? "Bukan
sampai tujuh kali, melainkan sampai tujuh puluh kali tujuh kali."
(Matius 18:22).
Dalam kekristenan, hal mengampuni itu tidak ada
batasnya karena pengampunan adalah dasar bagi kehidupan orang percaya.
Kita harus sadar siapa kita ini. Ingat, kita ini diselamatkan, dilayakkan
menjadi anak-anak Allah dan beroleh berkat-berkat dari Tuhan diawali oleh
sebuah pengampunan yang telah dikerjakan oleh Kristus di atas kayu
salib, "Sebab di dalam Dia dan oleh darah-Nya kita beroleh
penebusan, yaitu pengampunan dosa, menurut kekayaan kasih karunia-Nya,"
(Efesus 1:7), dan pengampunan dari Tuhan itu sempurna tanpa batas.
Ada tertulis: "Jika kita
mengaku dosa kita, maka Ia adalah setia dan adil, sehingga Ia akan mengampuni
segala dosa kita dan menyucikan kita dari segala kejahatan." (1
Yohanes 1:9). Bahkan, "Sekalipun dosamu merah seperti
kirmizi, akan menjadi putih seperti salju; sekalipun berwarna merah seperti
kain kesumba, akan menjadi putih seperti bulu domba." (Yesaya
1:18).
Siapakah di antara kita yang tak pernah berbuat
kesalahan? Tak seorang pun. Maka dari itu sebesar apa pun kesalahan
orang lain dan sebanyak apa pun kejahatan orang terhadap kita, kita diharuskan
untuk mengampuni mereka sebab Tuhan Yesus telah terlebih dahulu mengampuni
kita. Kalau kita sadar bahwa dosa kita sudah diampuni, sudah selayaknya
kita taat melakukan apa pun yang diperintahkan Tuhan.
Tuhan Yesus
memberkati!!
❤️❤️❤️
BalasHapus