Pelayanan Yang Tulus [Renungan Mingguan Bulan Desember]
Renungan
Mingguan Blog UKK
Live
Like Christ
“Pelayanan
Yang Tulus”
Senin,
13 Desember 2021
Nats
: Lukas 9:46-48
Siapa sih yang ga mau menjadi orang besar? Dalam
kehidupan sehari-hari, orang- orang demikian sangat dihormati dan disegani.
Mereka sering mendapat prioritas dan diperlakukan istimewa. Akibatnya, kita
sering melihat banyak orang menghalalkan segala cara untuk mendapatkan status
sebagai orang besar. Mungkin, hal ini juga terjadi dalam kehidupan murid-murid.
Suatu ketika, mereka bertengkar untuk menentukan siapakah yang terbesar (ayat 46).
Tentu saja Yesus mengetahui pikiran mereka.
Kemudian, Yesus mengambil seorang anak kecil dan meletakkannya di samping-Nya (ayat
47). Setelah itu, Ia berkata, ”...yang menyambut anak kecil, ia menyambut Aku
dan siapa menyambut Aku, ia menyambut Bapa yang mengutus Aku.” Yesus pun
melanjutkan, ”Siapa yang terkecil di antara kamu dialah yang terbesar.” (ayat 48).
Dalam hal Kerajaan Allah, tidak dipersoalkan
tentang siapa yang besar atau kecil. Persoalan utamanya adalah tentang
melayani. Siapa yang melayani dengan tulus, ia menjadi yang terbesar. Janganlah
bertengkar hanya untuk mendapatkan jabatan, tetapi fokuslah pada pelayanan yang
tulus seperti menerima anak-anak. Tindakan ini memang bisa saja merepotkan,
apalagi dengan asumsi bahwa anak kecil tidak akan bisa membalas semua pelayan
kita. Akan tetapi, bagi Yesus justru melayani mereka dengan sukacita adalah
syarat untuk menjadi yang terbesar.
Pelayanan dikerjakan bukan untuk mendapatkan
kedudukan atau jabatan. Seharusnya, kita melayani demi memuliakan Allah. Inilah
motivasi pelayan yang benar. Bagi Yesus, melayani mereka yang kecil dan
terpinggirkan menjadi bukti bahwa kita adalah orang besar.
Sering kali kita menemui pelayan terjebak pada
keinginan hanya melayani orang besar. Akibatnya, orang kecil menjadi terabaikan
karena dianggap tidak signifikan. Sikap pelayanan seperti ini harus kita
tinggalkan karena bertentangan dengan ajaran Yesus. Marilah kita mulai
merendahkan diri dan rela melayani orang-orang kecil, dengan demikian kita
dapat semakin serupa dengan Tuhan.
Tuhan Yesus memberkati!
Komentar
Posting Komentar