LOVE IN CHRIST : GOD IS MY FIRST LOVE
Tema Renungan Bulan Maret 2022
LOVE IN CHRIST
GOD IS MY FIRST LOVE
Senin, 7 Maret 2022
Nats : Efesus 5: 18, Amsal 8:17
“Dan janganlah kamu mabuk oleh anggur, karena
anggur menimbulkan hawa nafsu, tetapi hendaklah kamu penuh dengan Roh.” (Efesus 5:18)
Salah satu kebutuhan dasar manusia secara psikologis adalah cinta. Cinta sangatlah luas misalnya cinta kepada Tuhan, sesama, pelayanan, sekolah/kuliah, pekerjaan, hobi atau benda – benda lain yang dianggap berharga. Di usia tertentu biasanya ketika menginjak masa remaja atau yang lebih dikenal dengan istilah masa puber seseorang akan mengalami cinta pertama atau ‘First Love’ kepada lawanjenisnya.
Cinta pertama adalah cinta paling murni dalam sejarah perjalanan percintaan lelaki dan perempuan yaitu saat kita jatuh cinta pertama kali pada seseorang, bayangan kita tentang cinta sangatlah indah dan mulia. yang cute dan innocent, Lembut, polos, kekanakan dan menggemaskan Kalau kita mencintai seseorang, kita cenderung memberikan sesuatu yang khusus sebagai tanda kita mencintainya, entah itu berupa barang, waktu atau apapun bentuknya.
Bahkan bila kita benar-benar mencintai seseorang, kita tidak dapat menemukan alasan mengapa. Kita hanya tahu bahwa tak peduli kapan dan di mana, suasana hati yang baik atau buruk, yang kita inginkan agar orang ini selalu bersama kita. Apakah kamu masih ingat kapan pertama kali kamu jatuh cinta kepada Yesus? Mencintai Dia dengan segenap hati dan kekuatan kita adalah langkah yang paling tepat karena di dalam Dia ada keselamatan dan kehidupan kekal. Cobalah kita merenung sejenak dan ingatlah hal – hal terbaik yang pernah kita lakukan ketika pertama kali jatuh cinta kepada Yesus. Untuk mengharapkan kehadiran-Nya tidak harus menyimpan foto atau atribut tentang Yesus. Tanpa perantara benda – benda tersebut, Ia akan selalu hadir dalam hidup kita, karena Dia Maha Hadir (omni present).
Kehadiran-Nya
akan membawa kita ke dalam hidup yang berkemenangan dari setiap tantangan dan
ujian iman yang ada dalam perjalanan hidup kita. Yang perlu direnungkan, Apakah
kehadiran-Nya telah mendapat tempat yang terbaik dalam diri kita ? Jika kita
mengatakan bahwa kita mencintainya, sudahkah kita memberikan sesuatu yang
khusus bagi Dia? Biarlah setiap hari kita belajar untuk memberikan segenap hati
dan jiwa kita sebagai persembahan khusus bagi Tuhan, hal yang kita lakukan atas
dasar cinta .
Aku mengasihi orang yang mengasihi
aku, dan orang yang tekun mencari aku akan mendapatkan Daku.- Amsal 8:17
God always Bless us!!!
Komentar
Posting Komentar