FINISH THE RACE_HE SET ME FREE
FINISH THE RACE
Tema Renungan Bulan April 2022
Senin, 11
April 2022
He Set Me Free
(Dia Membebaskanku)

Roma 8:1-2
Demikianlah sekarang tidak ada penghukuman
bagi mereka yang ada di dalam Kristus Yesus. Roh, yang memberi hidup telah
memerdekakan kamu dalam Kristus dart hukum dosa dan hukum maut.
Selama masa pandemi, kita semua disarankan untuk tetap ada di
rumah. Kampanye "di rumah saja" kali ini bukan sekadar jargon belaka,
tapi diikuti aturan yang menyertai. Beberapa kota melakukan PSBB bahkan
lockdown agar warganya tidak keluar rumah kecuali terpaksa. Saat pembatasan itu
dilonggarkan, ketika kita mulal bisa ke mall, rumah makan, bahkan tempat wisata,
ketika anak-anak mulai bisa sekolah tatap muka, ketika kita bisa kembali
beribadah secara offline, jelas perasaannya sangat beda dibanding saat sebelum
pandemi. Meski kita mungkin tidak 100% di rumah selama sekitar setahun itu,
tapi rasanya amat lega dan bersyukur saat sudah bisa kembali melakukan
aktivitas di luar rumah.
Kerap kali kita baru menyadari arti merdeka setelah dibebaskan
dari ikatan, belenggu atau hukuman. Meski sebelum ikatan atau Batasan itu ada,
kita sebenarnya sudah merdeka tapi kita tidak begitu menyadarinya. Bagaimana
dengan kemerdekaan dari ikatan belenggu dosa? Ini pun seringkali tak disadari
banyak orang Kristen. Alih-alih merasakan kemerdekaan, sebagian orang justru
merasa bahwa hidup mengikuti perintah Tuhan, menjauhi dosa, dan menaati firman Tuhan adalah
kekangan. Alih-alih merasakan kemerdekaan, tidak sedikit orang Kristen Justru
iri dengan orang dunia yang seolah-olah tampak lebih bebas melakukan segalanya.
Pernah merasa seperti itu? Pertanyaannya, mengapa kita justru
berfokus pada larangan (yang adalah larangan berbuat dosa)? Ingat, rayuan dosa
selalu menipu. Buah yang Hawa pegang memang nampak nikmat, tapi ujungnya adalah
kutuk maut. Walau banyak orang yang berbuat dosa tampak nyaman hidupnya, tapi
sesungguhnya mereka sedang berjalan dalam kehancuran (Maz.73:3-18). Tapi bagi
orang percaya, fokuslah kepada fakta bahwa kuasa dosa telah dihancurkan dan
keselamatan kita sudah dijamin-Nya. Bukannya iri pada kehidupan orang berdosa,
bersyukurlah bahwa kita sudah bukan lagi hamba dasa dan kini punya Tuan yang
baik, yaitu Yesus.
TUHAN MEMBERKATI
Komentar
Posting Komentar