Sebab dan Akibat dari Erosi Tanah, dan Bagaimana Mencegahnya

Pengetahuan dan Informasi bulanan Blog UKK

Rabu, 27 April 2022

"Sebab dan Akibat dari Erosi Tanah, dan Bagaimana Mencegahnya "

Erosi tanah adalah musuh pertanian: salah satu ancaman lingkungan terbesar terhadap keberlanjutan dan produktivitas yang dapat memperparah pada krisis iklim dan mengancam ketahanan pangan. Kondisi ini terutama dirasakan di tempat-tempat dengan risiko erosi tertinggi, seperti daerah aliran sungai Indonesia, India, Filipina dan negara lainnya. 

Di daerah-daerah ini, aksi perlindungan terhadap erosi tanah melalui pengelolaan tanah secara berkelanjutan dapat menjadi solusi atas berbagai permasalahan yang ada. Alasan Erosi tanah jadi masalah yang besar yaitu , Tanah mungkin terlihat seperti sumber daya alam yang tidak terbatas dengan tingkat ketahanan yang tinggi.

Kenyataannya, tanah sangatlah rapuh karena proses pembentukannya memakan ribuan tahun. Tanah lapisan atas yang paling dekat dengan permukaan mengandung nutrisi yang penting bagi tanaman. Lapisan tanah inilah yang terancam erosi akibat pergerakan angin dan air. Erosi tanah memengaruhi perubahan iklim dengan menurunkan kualitas tanah, sehingga kapasitas tanamnya semakin rendah. Padahal, tanaman adalah penyerap karbon dioksida yang menjadi penyebab pemanasan iklim. Tanah sendiri dalam setahun mampu menyerap gas rumah kaca (GRK) setara dengan 5 persen dari total emisi GRK tahunan dari aktivitas manusia. 

Dampak dari erosi tanah yaitu, mengurangi kesuburan tanah, sehingga dapat berdampak buruk pada hasil panen. Erosi juga mengalirkan air yang mengandung tanah ke hilir, sehingga menumpuk lapisan sedimen tebal yang dapat menyumbat aliran air di kali dan sungai, yang pada akhirnya dapat menyebabkan banjir. Contohnya bencana banjir yang mematikan di Jakarta awal tahun ini. Erosi tanah bukanlah hanya sebuah permasalahan lingkungan, tetapi juga menyebabkan kerugian besar bagi perekonomian. Beberapa solusi yang dapat diterapkan untuk mencegah erosi tanah yaitu:

1.      Terapkan Praktik Pertanian yang Ramah Tanah

2.      Tawarkan Insentif untuk Pengelolaan Tanah

3.      Pencegahan dan Rehabilitasi

 


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Christmas and New Year_Menjadi Ciptaan Baru di Natal dan Tahun Baru

SEMINAR UKK 2024_CINTA, SEKS, DAN DATTING

Kekuatan Iman di Tengah Pencobaan_Iman di Tengah Tragedi